Ketukan hati atau hanya rindu sesaat ? - tupee

Selasa, 02 Oktober 2018

Ketukan hati atau hanya rindu sesaat ?

  Cukup lama banget aku gak ngerasain hal ini. Perasaan saat pertama kali bertemu dengan sosok masa lalu. Perasaan yang benar - benar aku rindukan setelah sekian lama mati. Mungkin hati ini bisa saja tumbuh kembali. Tapi yang menyirami hati ini sudah punya wadahnya ditempat lain. Jadi gak ada yang bisa aku harapin lagi darinya. . .

   Perjalanan mencari sosok penggantinya cukup memakan waktu yang lama hampir mau setahun. Disaat aku mencari, disaat itu juga ada yang datang. Aku berusaha tuk menumbuhkan hati ini. Tapi tidak seperti saat itu. Pernah berpikir tuk mematikan hati ini lalu menjalani dengan logika. Tapi logika hanya bisa masuk sampai raga saja senang(berkah)nya, tidak sampai hati.

   Apa aku harus menjalani ini dengan meninggalkan hati atau menunggu di depan hati untuk masuk bersama???

Entahlah..

Sampai suatu saat aku bertemu dengannya..

Gadis yang buatku terpukau..

Dia cantik
Dia tinggi, tapi tinggian aku sii..
Dia pun berisik haha..

Hari dimana .. Aku kehilangan rasa..

Dia datang membawa rasa yang berbeda. Dimana tawa yang sudah lama tidak dirasakan, kini kembali lagi. Apalagi saat melakukan hal konyol bersamanya. Rasanya seperti disaat aku menunggu seseorang yang aku tunggu tidak kunjung datang. Tapi tiba - tiba ada wanita yang menarik lenganku dan menghiburku dan yaa...

Hatiku terketuk..

Entahlah..

Malam itu..
   Saat bersamanya, aku merasakan hal yang aku rindukan saat bersama orang yang paling aku sayang, yaitu aku ingin sekali membahagiakannya, menyayanginya, dan bikin dia nyaman dan aman.
Yaah.. semuanya terjadi dalam waktu yang singkat.

Sampai di rumahku..
Jam 2 pagi, aku dilema..
Lalu aku gelar sajadah..

Dan HEY!!!

Aku berdoa meminta dan menyebut namanya hingga memohon seperti anak yang meminta jajan pada ibunya. Tanpa aku sadari dengan hati yang merasakan kontraksi, membuat kekhusyukanku berdoa pagi dini hari itu.

Aku bingung..



Apakah hati ku sudah diketuk, atau hanya rindu sesaat?

Jika memang hatiku diketuk oleh Allah dan untukku. Aku akan menjaga rizki ini dan bersyukur kalau akhirnya penantian yang aku cari - cari selama ini sudah ada.

Tapi...

Jika hanya rindu sesaat?
Aku merasa diriku orang yang paling menyedihkan..
Mungkin aku baperan saat bersamanya.
Mungkin saat dia datang aku haus akan kerinduan saat menyayangi dan disayangi oleh perempuan..

Miris ya..

Aku cuma bisa serahin perasaan ini sama Allah..
Aku menikmati dan aku ga sabar sama ending dari ketukan ini..



~FIN~

Tidak ada komentar:

@sansanndiIG