Satu Jam di Jak Japan Matsuri - tupee

Jumat, 14 September 2018

Satu Jam di Jak Japan Matsuri


 Awalnya aku gak ada Plan untuk ke Jak Japan Matsuri 2018. Karena memang udah lama juga gak kesana dan gak ada temen juga yang ajak kesana ataupun yang mau diajak. Minggu pagi 9 September 2018 mulai dari bangun tidur banyak sekali yang share tentang JJM 2018, tapi masih belum bisa bikin aku ingin pergi kesana sih. Di hari minggu itu memang membosankan sekali, HP sepi, gak ngapa - ngapain,  pokoknya bete abis deh, akhirnya aku mutusin berangkat juga ke JJM 2018 pada sore hari. 

Aku berangkat dari jam 6.30 sore naik kereta, dan naik kereta jam 6 sore dari stasiun Tangerang. Transit di Duri, aku jeda Maghrib dulu dan melanjutkan perjalanan ke sudirman, lalu lanjut Ojek Online.

Suasana Stasiun Duri

Jam 19.45 sampai juga di Pintu 5 Senayan, sempet khawatir takutnya tiketnya sudah tutup. Tapi ternyata masih buka, harga tiketnya 40 ribu rupiah dan dapat kipas Iconic dari JJM 2018. Yaaaa kipas JJM memang sudah jadi hal yang paling ikon, karena tiap tahun selalu saja dikasih kipas. Dan dijam segitu kipasnya dikasi banyak loh. " Mas, kalo kipasnya mau, ambil aja 10 gapapa mas" kata staff tiket disana. Aku ambil 3 aja deh, soalnya kalau aku ambil banyak nanti dikira pedagang kipas lagi, tapi lumayan sih 1 goceng, dikali 10 kipas udah dapat 50 ribu hahaha...

Kipas Jak Japan Matsuri 2018


Karena merasa udah malem banget aku lari ke dalam, melewati booth pameran yang memang udah pada diangkut barangnya. Akhirnya aku menuju ke panggung utama dan pengunjung sudah memadati disana. Gataunya disana ada KIRORO tampil, pas banget lagu populernya dibawain Mirai e. Suaranya bikin ikutan menyanyi dengan lantang. Oia yang main saxophone nya juga asyik banget, bikin suasana malam itu puas banget dengan lightning yang oke.




Setelah itu KIRORO cabut dari panggung, untung aja masih sempet ngeliat mereka walau cuma di lagu terakhir, How lucky i am..


Selagi MC ngomong yang diwakili oleh Melody dan Hiroaki Kato, akupun nyari makan, karena memang belum makan lagi dari jam 12 siang. Langsung aja aku ke booth kuliner, disana ada yang beberapa masih buka dan tutup. Yang masih buka menawarkan kuliner dari Jepang, seperti Okonomiyaki, Takouyaki, Karage, dan ada sih yang menarik perhatian aku adalah kuliner dari gurita. Gurita bakar yang dijual dengan harga 35 ribu, tapi untuk mencicipi nya harus antri panjang sekali.





Antriannya Panjang Sekali...




Okeh karna aku gamau waktu aku habis cuma untuk antri makanan. Akhirnya beli deh okonomiyaki dan lagipula jam segitu banyak booth yang sudah tutup juga. Berikut suasana booth kulinernya..

Sesak dan ramai padahal hanya beberapa booth saja yang masih buka


Haruukaaaa



Takouyakii

proses pembuatan okonomiyaki






Setelah itu aku kembali ke panggung utama karena aku juga mendengar suara Raisa sedang bernyanyi. Pengunjung pun sudah memadati ruang, dan akupun mencari spot untuk menghabiskan makananku. Yaaah asyik juga sih denger Raisa nyanyi sambil makan.


Okonomiyaki yummyyy







Setelah itu aku masuk ke tengah keramaian. Yaaah karna sudah tidak ada lagi yang aku explore, jadi aku akan menonton live Raisa sampai habis. Raisa memakai setelan kimono berwarna biru tapi dipadu dengan trend modern. Cantik banget deh ini wanita.


Raisa begitu mempesona






Suasana pengunjung mengikuti irama saat lagu Could it be love dimainkan. Dengan suara yang energik bikin adem telinga pengunjung. Perfomance Raisa diakhiri dengan lagu Kali Kedua.









Okeh diliat rundown nya sih harusnya masih ada satu perform lagi, yaitu All artist bernyanyi bersama. Sebelum itu ada sambutan - sambutan dari para pejabat dan ditutup dengan tarian DKI Jakarta. 

Tarian dengan instrumen khas dari DKI Jakarta ini bikin aku kagum sama budaya Indonesia yang gak kalah kerennya.



Setelah itu MC mulai memanggil All Artist, dan aku pun bisa melihat semuanya yang telah aku lewati. KIRORO, Isyana Sarasvati, Raisa, AKB48 dan JKT48.


AKB48
AKB48










Mereka melakukan perform penutupan dengan menyanyikan 2 lagu yaitu Sukiyaki dan Laskar Pelangi. Lagu itu di kombinasi dengan lirik indonesia dan jepang untuk memperingati hubungan diplomatik mereka yang ke 60.






Acara pun ditutup dengan Hanabi yang luar biasa. Sambil menatapi kembang api yang indah dari bawah. Aku seperti punya wish dalam hati..

Hanabi atau kembang api





Someday..
Aku ingin melihat hanabi bersama wanita yang aku cinta dan mewujudkan impianku bersama.


Walau gak sampe 2 jam di sana tapi aku puas dengan acara ini, mengobati rasa kangenku akan masa lalu.

Sampai jumpa di Jak Japan Matsuri 2019








Flashback :

Aku mau flashback di Jak Japan Matsuri sebelumnya masih jaman di monas

Jak japan matsuri 2011 bareng komunitas aku dulu NIPKYO
 

Jak Japan Matsuri 2012 (mungkin) bareng temen komunitas
 
Jak Japan Matsuri 2013 with Kamen Rider Wizard




~FIN~







Tidak ada komentar:

@sansanndiIG